Penggemar Blog

Tampilkan postingan dengan label Pendidkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidkan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

Daftar Siswa Terbaik Jatim UN 2012 SMA/SMK/MA

Kelulusan Ujian Nasional (unas) 2011/2012 menjadi prestasi Jatim. Beberapa siswa di Jatim meraih nilai terbaik secara nasional. Berikut daftar siswa yang meraih nilai terbaik tingkat provinsi Jawa Timur juga tingkat nasional.

SMK
Sebanyak 13 pelajar SMK dari Jatim masuk pelajar SMK terbaik nasional untuk nilai UN dalam tiga mata ujian pada UN 2012 karena mereka memperoleh nilai total UN 29,40 untuk ketiga mata ujian.
  1. Hanindia Hajjar Damayanti (SMKN 1 Surabaya),
  2. Annisa Ayuningtias (SMK Kartika IV-1 Malang),
  3. Asmaul Husnaini (SMAN 1 Cerme Gresik),
  4. Lisa Yusti Innah Eka Wulan Ratna Ningsih (SMKN 1 Cerme Gresik),
  5. Khoirun Nisa (SMKN 2 Buduran)
  6. Swara Ramadhan (SMKN 2 Buduran).
  7. Santi Pratiwi (SMKN 2 Buduran),
  8. Dian Ayu Anggraini (SMKN 2 Buduran),
  9. Isti Maysaroh (SMKN 1 Boyolangu Tulungagung),
  10. Paradita Arisma (SMKN 3 Jember),
  11.  Jemmi Hariyanto (SMKN 1 Glagah Banyuwangi),
  12. Achmad Gusmujiromadhon (SMKN 1 Glagah Banyuwangi)
  13. Karinatul Aini (SMKN 1 Banyuwangi).
SMA 
Program Studi Bahasa
  1. Rizka Amalia Fitrianissa Arief (SMAN 1 Manyar Gresik/55,95),
  2. Noora Faisal Basalamah (SMAN 1 Bangil Pasuruan/55,45),
  3. Iffatu Masrura Al Hakimi (SMAN 2 Lamongan/54,85),
  4. Firosyatul Warda (SMAN 1 Bangil Pasuruan/54,85), dan
  5. Moh. Ridhouddin Yunus (SMAN 1 Manyar Gresik/54,70)
Program Studi IPA
  1. Novi Wulandari (SMAN 2 Lamongan/58,80),
  2. Fajrin Pradita Wina (SMAN 1 Sidoarjo/ 58,45),
  3. Anggi Arsandi Apriliyanto (SMAN 2 Lamongan/58,45),
  4. Bagas Widyatmaka (SMAN 1 Ponorogo/58,45),
  5. Robbin Maulana Ahmad (SMAN 1 Ponorogo/58,25).
Program Studi IPS
  1. Anggota Naluriza Rahmawati (SMAN 1 Taman Sidoarjo/57,20),
  2. Prayoga Septiandi (SMAN 1 Bojonegoro/57,10),
  3. Bhisma Prihaswara (SMAN 3 Lumajang/57,10),
  4. Aulatun Nisah (SMAN Tempeh Lumajang/57,10),
  5. Vivi Hayuningtyas Landyasari (SMAN 1 Lamongan/56,90).

MA
Program Studi Bahasa
  1. Siti Fatimatuzzahro` (MAN Jombang/53,05),
  2. Abdul Azis (MAN 1 Tulungagung/52,90),
  3. Nismatul Afroch (MA Ma`arif Sukorejo Pasuruan/52,70),
  4. Lilik Khodijah (MAN Mojokerto/52,65), dan
  5. Navahatin Nur (MAN 1 Gresik/52,35).
Program Studi IPA
  1. Amirudin Darmawan (MAN 1 Tulungagung/57,60),
  2. Richa Marda Syah Putri (MAN Lamongan/57,50),
  3. Iin Choiriyawati (MAN Gondanglegi Malang/57,30),
  4. Muchammad Al Basthomi (MA Unggulan PP Amanatul Ummah Surabaya/57,05), dan
  5. Eri Khilmi Fatmawati (MA Al Ishlah Paciran Lamongan/57,05).
Program Studi IPS
  1. Rika Zahrotul Ilmiyah (MA Assa`idiyah Gresik/56,00),
  2. Muammaroh (MA Al Amien 1 Sumenep/56,00),
  3. Ratna Setya Dewi (MAN 2 Bojonegoro/55,90),
  4. Eny Eka Zahidaturrohmah (MAN Lamongan/55,90), dan
  5. Azam Syaifur Rizal (MAN 2 Gresik/ 55,85).
Program Studi Agama
  1. Mariyatul Qibhthiyah (MA Mamba`us Sholihin Gresik/55,55),
  2. Nilna Fadliyah (MA Assaadah Gresik/55,55),
  3. Maulidah Zulfiani (MA Mamba`us Sholihin Gresik/55,00),
  4. Muhammad Saifullah (MA Mamba`us Sholihin Gresik/54,95), dan
  5. Putri Indah Wati (MA Mamba`us Sholihin Gresik/54,90).

Minggu, 15 Januari 2012

Daftar Calon Sertifikasi Guru Kemenag 2012


Berikut daftar calon peserta sertifikasi 2012 guru Kemenag yang ditetapkan berdasarkan surat Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag Nomor DT.l.l/PP.Oo/ 15.A/2012 tentang Daftar Urut Prioritas (Long list) Sementara Calon Peserta Sertifikasi Curu tanggal 5 Januari 2012.

 
0
Surat Pengantar DUP (Longlis) Sergu 2012 Kemenag
1
Aceh
2
Bali
3
Bangka Belitumg
4
Banten
5
Bengkulu
6
DIY
7
DKI Jakarta
8
Gorontalo
9
Jambi
10
Jawa Barat
11
Jawa Tengah
12
Jawa Timur
13
Kalimantan Barat
14
Kalimantan Selatan
15
Kalimantan Tengah
16
Kalimantan Timur
17
Kepulauan Riau
18
Lampung
19
Maluku
20
Maluku Utara
21
Nusa Tenggara Barat
22
Nusa Tenggara Timur
23
Papua
24
Papua Barat
25
Riau
26
Sulawesi Barat
27
Sulawesi Selatan
28
Sulawesi Tengah
29
Sulawesi Tenggara
30
Sulawesi Utara
31
Sumatera Barat
32
Sumatera Selatan
33
Sumatera Utara

Daftar tambahan (sisa long list) calon peserta sertifikasi guru kuota 2012 berdasarkan Surat Pengumuman Direktur Pendidikan Madrasah Nomor DT.I.I/PP.00/508 /2012 tanggal 6 Juni 2012. Pada daftar ini terdapat guru dari 29 provinsi.
Info daftar tambahan ini dapat dilihat di sini


Sabtu, 25 Desember 2010

Arti Lambang OSIS

OSIS, Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan organisasi yang beranggotakan siswa dan berada di satuan pendidikan (sekolah). Maksud/tujuan OSIS sebagai sarana pembinaan dan pengembangan generasi bangsa sehingga bertaqwa, berwatak budi pekerti luhur, kepemimpinan, minat, dan bakat.

Pedoman pembinaan OSIS diatur berdasarkan Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008. Lambang/logo OSIS diadakan adalah untuk mendukung maksud dan tujuan OSIS.

Berikut arti lambang OSIS:

Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga

Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.

Buku terbuka

Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Kunci pas

Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.

Tangan terbuka

Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.

Biduk

Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.

Pelangi merah putih

Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.

Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas

Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.

Warna kuning

Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.

Warna coklat

Warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia.

Warna merah putih

Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.

http://id.wikipedia.org/wiki/OSIS| tgl akses 25/12/2010 21:12

Minggu, 01 November 2009

KTI: Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan

A. Latar Belakang

Ada tiga faktor penyebab rendahnya mutu pendidikan yaitu : kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan nasional menggunakan pendekatan educational production function atau input-input analisis yang tidak consisten; 2) penyelenggaraan pendidikan dilakukan secara sentralistik; 3) peran serta masyarakat khususnya orang tua siswa dalam penyelenggaraan pendidikan sangat minim (Husaini Usman, 2002).

Berdasarkan penyebab tersebut dan dengan adanya era otonomi daerah yang sedang berjalan maka kebijakan strategis yang diambil Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk mengembangkan SDM adalah : (1) Manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah (school based management) dimana sekolah diberikan kewenangan untuk merencanakan sendiri upaya peningkatan mutu secara keseluruhan; (2) Pendidikan yang berbasiskan pada partisipasi komunitas (community based education) di mana terjadi interaksi yang positif antara sekolah dengan masyarakat, sekolah sebagai community learning center; dan (3) Dengan menggunakan paradigma belajar atau learning paradigm yang akan menjadikan pelajar-pelajar atau learner menjadi manusia yang diberdayakan. Selain itu pada tanggal 2 Mei 2002, bertepatan hari pendidikan nasional, pemerintah telah mengumumkan suatu gerakan nasional untuk peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menghantar perluasan pendekatan Broad Base Education System (BBE) yang memberi pembekalan kepada pelajar untuk siap bekerja membangun keluarga sejahtera.

Dengan pendekatan itu setiap siswa diharapkan akan mendapatkan pembekalan life skills yang berisi pemahaman yang luas dan mendalam tentang lingkungan dan kemampuannya agar akrab dan saling memberi manfaat. Lingkungan sekitarnya dapat memperoleh masukan baru dari insan yang mencintainya, dan lingkungannya dapat memberikan topangan hidup yang mengantarkan manusia yang mencintainya menikmati kesejahteraan dunia akhirat

Untuk merealisasikan kebijakan diatas maka sekolah perlu melakukan manajemen peningkatan mutu. Manajemen Peningkatan Mutu (MPM) ini merupakan suatu model yang dikembangkan di dunia pendidikan, seperti yang telah berjalan di Sidney, Australia yang mencakup : a) School Review, b) Quality Assurance, dan c) Quality Control, dipadukan dengan model yang dikembangkan di Pittsburg, Amerika Serikat oleh Donald Adams, dkk. Dan model peningkatan mutu sekolah dasar yang dikembvangkan oleh Sukamto, dkk. Dari IKIP Yogyakarta (Hand Out, Pelatihan calon Kepala Sekolah).
Baca selanjutnya . . .

Artikel Pendidikan: Manajemen melalui Pembicaraan

Manajemen berarti memperoleh hasil melalui orang-orang lain. Sarana utama bagi Anda untuk mencapainya adalah melalui pembicaraan. Apapun sistem atau prosedur yang berlaku di sekolah Anda, inti peran manajerial Anda adalah pembicaraan.
Kemampuan Anda untuk melakukan pembicaraan yang produktif akan menentukan seberapa baik Anda dalam:

•mengkomunikasikan tujuan-tujuan;
•memperoleh komitmen;
•memecahkan masalah;
•mengevaluasi kemajuan.
Semua pembicaraan manajerial bertujuan untuk mencapai hasil yang dapat berupa makin jelasnya pemahaman tentang masalah, suatu pilihan di antara beberap alternatif, dan keputusan untuk mengambil tindakan tertentu. Dalam pembicaraan itulah Anda dapat menentukan hasil yang diinginkan, membantu tim Anda untuk mencapainya, dan memberi umpan balik tentang kinerjanya.

Manajeman adalah suatu pembicaraan. Jika Anda ingin tampil lebih baik dalam mengelola orang lain, langkah pertama untuk memulai adalah dengan mengembangkan pimbicaraan manajerial Anda.


Mengapa Pembicaraan Gagal?

Ada tiga penyebab utama gagalnya suatu pembicaraan, yaitu:

1. Situasi Pembicaraan
• Tidak cukup waktu;
• Waktu tidak tepat;
• Tempatnya tidak nyaman;
• Tiadanya kerahasiaan pribadi (privacy)

2. Tiadanya Keterampilan

Setiap pembicaraan mencakup langkah-langkah, kaidah-kaidah dan gaya tertentu. Kita menggunakannya tanpa memikirkannya lagi. Biasanya, semua itu memnungkinkan pembicaraan menjadi lebih lancar. Jika ketiganya tidak ada, pembicaraan dapat saja terhambat dab tidak efektif. Beberapa keterampilan yang tidak ada adalah:

Memulai pembicaraan tanpa mempersiapkan suasanya;
• Tidak menjadi pendengar yang baik;
• Tidak mengatakan apa yang harus dikatakan;
• Menyampaikan sesuatu secara tersirat dan tidak secara langsung;
• Berbicara dalam bentuk gagasan-gagasan dan tidak mengungkapkan persoalannya secara rinci;
• Berupaya mengembangkan gagasan tanpa fakta yang mencupupi;
• Tidak ringkas;
• Tidak bersedia menerima apa yang dikatakan lawan bicara;
• Menutup pembicaraan tanpa memberikan kesimpulan atau menyetujui tindakan yang harus dilakukan selanjutnya.
3. Asumsi-asumsi yang Keliru

Semua pembicaraan dimulai dari asumsi-asumsi. Jika asumsi-asumsi ini tidak dipertanyakan, salah paham dan konflik akan cepat timbul. Contohnya, kita mungkin berasumsi bahwa:
• Kita berdua tahu apa yang sedang kita bicarakan;
• Kita perlu mencapai persetujuan;
• Kita tahu bagaimana cara pandang lawan bicara atas situasi tersebut;
• Kita tidak boleh memperlihatkan perasaan-perasaan kita;
• Kita benar dan mereka salah.
Sumber: Buku Mengelola Sumberdaya Manusia, terbitan Gramedia. Terjemahan dari How to be better at managing people karangan Alan Barker.

Kamis, 08 Oktober 2009

Kumpulan Arti Lambang/Logo

Logo atau lambang dibuat untuk menggambarkan sejumlah cita-cita atau harapan. Bentuk dan warna yang dipilih pun memiliki makna. Makna dapat didasarkan pada cita-cita, gistoris, atau filosofis.
Mari belajar dari lambang/logo!

1. Perpustakaan Nasional RI
2. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
3. Departemen Sosial
4. Mahkamah Agung
5. Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI)
6. PT Kereta Api Indonesia
7. Gerakan Pramuka
8. Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
9. KORPRI
10. Koperasi Indonesia
11. Sapta Pesona (Pariwisata)
12. Piala Presiden LPI SMP/MTs
13. Piala Presiden LPI SMA/Sederajat
14. Piala Presiden LPI Perguruan Tinggi
15. Wajib Belajar 9 Tahun
16. Garuda Pancasila
17. Lambang dari 33 Provinsi

Atau, lihat dulu baru pilih? Klik di sini